Dramaturgi Komunikasi Dolalak pada Perempuan, Pola Pengelolaan Pesan Ritual Penari Dolalak sebagai Kesenian Tradisional Sarana Media Komunikasi dalam Membantu Pemerintah pada Program Pembangunan di Purworejo Jawa Tengah

Marhaeni Fajar Kurniawati

Abstract


Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tentang (1) Komunikasi ritual sebelum persiapan penari dolalak perempuan sebelum melaksanakan tugasnya sebagai penari dolalak perempuan dalam membantu pemerintah pada program pembangunan di Purworejo Jawa Tengah, (2) Performa dalam melaksanakan tugasnya sebagai penari dolalak saat manggung, dan performa penari perempuan saat kerasukan roh halus. (3) Performa penari di belakang panggung serta perbedaan persepsi penonton terhadap penari perempuan dan penari dolalak laki laki. Metode yang digunakan daalam penelitian ini adalah kualitatif (perspektif subjektif) dengan paradigma interaksi simbolik dan dramaturgi sebagai variannya. Adapun teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah wawancara, observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa. (1) Adanya komunikasi secara ritual yang dilakukan oleh pimpinan tari dolalak sebelum manggung, menyiapkan sesajen yang wajib dilakukan sehingga acara dolalak dapat terselenggara dengan aman tanpa gangguan dari roh halus atau yang disebut dengan tran, yaitu gangguan dari roh halus yang sering dialami oleh penari dolalak. Melakukan komunikasi ritual dengan “penguasa wilayah”. (2) Saat penari dolalak menari dipanggung, pimpinan tari bertindak sebagai pawang tari, yang menjaga penari jika tidak bisa mengendalikan dirinya akibat tran atau kemasukan roh halus ke dalam diri penari. Pimpinan dolalak wanita yang berkomuniksi dengan makluk halus yang merasuki tubuh penari dolalak perempuan, dan memenuhi  apa yang diinginkan roh halus tersebut. Tarian dolalak mampu menggiring masyarakat Purworejo, untuk bisa disosialisasikan apabila ada informasi dari pemerintah pusat atau pemerintah daerah yang harus diketahui dan dilaksanakan oleh masyarakat Purworejo. (3) Penonton lebih tertarik kepada penari dolalak wanita karena gerakannya yang lemah gemulai dan postur tubuh perempuan yang bagi penonton lebih enak dipandang daripada penari dolalak laki-laki.


Keywords


Persiapan, performa, Persepsi, Penari Dolalak

Full Text:

PDF

References


Brehm, Sharon, S, 1992, Intimate Relationshi (2nd ed) New York: McGrawHill

Bungin, Burhan, 2003, Analisa Data Penelitian Kualitatif, Jakarta, Rajawali Pers

Griffin, EM, 2006, A first Look At Communication Theory, 6th Edition, New York: McGrawHill

Moleong, Lexy J, 2000, Metodologi Penelitian Kualitatif, Bandung: Penerbit PT Rosdakarya

Mulyana, Deddy, 2004, Metodologi Penelitian Kualitatif, Bandung, Remaja Rosdakarya

Mulyana, Deddy, 2007, Ilmu KOmunikasi Suatu Pengantar, Bandung, Remaja Rosdakarya

Mulyana, Deddy, 2010, Komunikasi Lintas Budaya, Pemikiran, Pengalaman, dan Khayalan, Bandung, Remaja Rosdakarya.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.