Karakteristik Pasien Limfadenitis Tuberkulosis di Rumah Sakit Al-Islam Bandung Periode Tahun 2016

Muhammad Husni Aman Tubillah, Yani Triyani, Ami Rachmi, Rita Herawati, Edi Gunardi

Abstract


Abstrak
Tuberkulosis (TB) adalah penyakit infeksi menular yang disebabkan oleh Mycobacterium tuberculosis complex (MTBC) yang menyerang paru-paru dan berbagai organ. Manifestasi ekstraparu yang paling sering adalah limfadenitis TB yang merupakan proses peradangan pada kelenjar getah bening akibat aktivitas MTBC. Beberapa faktor yang menyebabkan tuberkulosis ekstraparu antara lain faktor sosiodemografis, riwayat kontak dengan pasien tuberkulosis, riwayat imunisasi Bacillus Calmette-Guérin (BCG), dan riwayat tuberkulosis paru atau ektraparu sebelumnya. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui gambaran karakteristik pasien limfadenitis TB di Rumah Sakit Al-Islam Bandung periode tahun 2016. Penelitian ini merupakan observational descriptive study yang dilakukan pada bulan Maret–Juni tahun 2017 menggunakan total data pasien limfadenitis TB periode tahun 2016 di Rumah Sakit Al-Islam Bandung. Data didapatkan dengan melihat rekam medik sebanyak 49 sampel. Limfadenitis TB paling banyak terjadi pada usia 17–25 tahun (32,7%), didominasi oleh perempuan (69,4%), dan bertempat tinggal di Bandung timur (83,7%). Pemeriksaan BTA biopsi jaringan nodus limfatik menunjukkan hasil negatif (51,0%) pada pasien dengan gejala limfadenitis tuberkulosis.

Abstract
Tuberculosis (TB) is an infectious disease caused by Mycobacterium tuberculosis (MTBC), which attack lung and various organs. The most common extrapulmonary manifestation is tuberculous lymphadenitis which is an inflammation process of the lymph nodes due to MTBC activity. Several factors cause a person to have extrapulmonary tuberculosis such as socio-demographic factors, contact history with tuberculosis patients, history of Bacillus Calmette-Guérin (BCG) immunization and history of previous intra or extrapulmonary tuberculosis. The purpose of this study is to describe the characteristic of patients with tuberculous lymphadenitis in Al-Islam Hospital in 2016. This Study was an observational descriptive study conduct on March–June 2017, using 49 data of patients with lymphadenitis tuberculosis in 2016 in Al Islam Hospital. The results showed that Tuberculous lymphadenitis occurs mostly on patients age 17–25 years (32.7%), predominantly female (69.4%), and live in East Bandung (83.7%). BTA examination of lymph node tissue biopsy showed negative results (51.0%) in patients with symptoms of tuberculous lymphadenitis.


Full Text:

PDF

References


Harrison’s Principles of Internal Medicine-19th Edition [Internet]. Available from: 015-Harrison’s Principles of Internal Medicine-19th Edition.

Direktorat Jendral Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan. Pedoman Nasional Pengendalian Tuberkulosis. Katalog Dalam Terbitan : Kementerian Kesehatan Nasional. 2014. p. 1–210.

Kumar V, Abbas A, Aster J. Robbins Basic Pathology 9th Edition. 9th ed. Saunders; 2012.

WHO. Global tuberculosis report 2016. Geneva: WHO Press; 2016.

Kementerian Kesehatan RI. Profil kesehatan Indonesia tahun 2015. Jakarta: Kementerian Kesehatan RI; 2016.

Te Beek LAM, Van Der Werf MJ, Richter C, Borgdorff MW. Extrapulmonary tuberculosis by nationality, the Netherlands, 1993-2001. Emerg Infect Dis. 2006;12(9):1375–82.

Azizi FH, Husin UA, Rusmartini T. Gambaran Karakteristik Tuberkulosis Paru Dan Ekstra Paru Di BBKPM Bandung Tahun 2014. Universitas Islam Bandung; 2014.

Huda MM, Taufiq M, Yusuf MA, Rahman MR, Begum F, Kamal M. Clinico-demographic characteristics of tuberculous lymphadenitis: experience of 50 cases in Bangladesh. J Tuberc Res. 2016;4(4):220–6.

O’Garra A, Redford PS, McNab FW, Bloom CI, Wilkinson RJ, Berry MPR. The immune response in tuberculosis. [Internet]. Vol. 31, Annual review of immunology. 2013. 475-527 p.

Groenewald W, Baird MS, Verschoor JA, Minnikin DE, Croft AK. Differential spontaneous folding of mycolic acids from Mycobacterium tuberculosis. Vol. 180, Chemistry and Physics of Lipids. FKUI; 2014.

Susanto CK, Wahani A, Rompis J, Skripsi K, Kedokteran F, Sam U, et al. Hubungan pemberian imunisasi BCG dengan kejadian TB paru pada anak di Puskesmas Tuminting periode Januari 2012 – Juni 2012. J e-Clinic. 2016;4(1).

Nidhi P, Sapna T, Shalini M, Kumud G. FNAC IN TUBERCULOUS LYMPHADENITIS : EXPERIENCE FROM A TERTIARY LEVEL REFERRAL CENTRE Table 1 : Incidence of reactive versus tuberculous lymphadenopathy in male and female Table 2 : Incidence of tuberculous lymphadenopathy in relation to age and sex. 2011;102–7.

Viegas SO, Ghebremichael S, Massawo L, et al. Mycobacterium tuberculosis causing tuberculous lymphadenitis in Maputo , Mozambique. BMC Microbiol. 2015;1–10. Available from: http://dx.doi.org/10.1186/s12866-015-0603-5

Clevenbergh P, Magnier J, Bergmann J. infection. Presse Med . 2010;39(10):e223–30. Available from: http://dx.doi.org/10.1016/j.lpm.2010.02.055.

American Thoracic Society. Diagnostic Standards and Classification of Tuberculosis in Adult s and Children. 2000;161:1376–95.

Respati T, Sufrie A. Socio cultural factors in the treatment of pulmonary tuberculosis: a case of pare-pare municipality South Sulawesi. GMHC. 2014;2(2):60–5.

Lubis DM, Siregar Y, Sinaga BYM, Bangun SR. Pengaruh pemberian vitamin D terhadap gambaran foto toraks pada pasien tuberkulosis paru beretnis Batak. GMHC. 2017;5(1):64–9.

Sumantri AF, Djumhana A, Wisaksana R, Sumantri R. Hepatotoksisitas obat antituberkulosis pada penderita tuberkulosis dengan dan tanpa infeksi HIV. GMHC. 2015;3(2):78–82.

Nurkomarasari N, Respati T, Budiman. Karakteristik penderita drop out pengobatan tuberkulosis paru di Garut. GMHC. 2014;2(1):21–6.

Sahal YP, Afghani A, Nilapsari R. Hubungan jumlah sel limfosit dengan usia dan status nutrisi pada penderita tuberkulosis. GMHC. 2014;2(2):73–8.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


P-ISSN 2597-5013 | E-ISSN 2597-5021